Google
 

a



Kamis, 12 Juli 2007

Aglaonema

Aglaonema- Juga disebut 'Sri Rejeki' atau 'Chinese Evergreen' adalah tanaman hias dari famili Araceae (aroids). Aglaonema memiliki lebih dari 30 spesies di dunia dan merupakan tanaman asli dari hutan basah tropis. Saat ini tanaman ini telah dibudidayakan secara luas oleh petani dan telah menghasilkan berbagai warna yang indah dan langka sehingga semakin memperbanyak variasinya. persilangan berbagai jenis Aglaonema menghasilkan bunga-bunga indah dan menawan. Di Batu tanaman ini telah dibudidayakan meski masih oleh petani tertentu apalagi jenis-jenis langkanya.

Tanaman ini juga mudah dibudidayakan dan tidak memerlukan rekayasa iklim berlebih dan toleran pada beberapa kondisi kelembaban. Dia juga dapat tumbuh pada kondisi matahari penuh ataupun setengah penuh dan tergantung pada jenis-jenisnya. Namun demikian tanaman ini kebanyakan tumbuh dengan baik pada pencahayaan tidak langsung.

Sangat suka pada tanah gembur dan cenderung lembab dengan temperatur udaran antara 20°C hingga 30°C namun juga dapat tumbuh hingga 10°C.

Agar tidak busuk adalah dengan memotong akar yang busuk dan biarkan akar yg sehat (warna putih dan segar. Komposisi media dan penyiraman juga berpengaruh. Gunakan campuran kaliandra, sekam bakar dan pupuk kandang dengan perbandingan 30:40:30. Pot bisa dilobangi kiri kanan, sehingga lebih poros. Penyiraman jangan terlalu sering apalagi jenis-jenis aglonema thailand. Jangan gunakan pupuk sembarangan bisa mengakibatkan daun terbakar.

Penyiraman sebaiknya dilakukan pagi hari, hindarkan penyiraman malam hari (menghindari busuk akar meskipun agak jarang terjadi). dengan posisi seperti itu lakukan penyiraman 2 ato 3 hari sekali (pokonya jangan sampai terlalu lama dlm keadaan basah tapi jangan pula sampe terlalu kering).

Salah satu cara tradisional yg cukup efektif untuk menghambat Bakteri terhadap Aglaonema pada batang yang telah di potong atau yang terkena penyakit yang disebabkan oleh bakteri yaitu dengan cara Kapur sirih di campur dengan Buah JAMBE yg sudah tua kemudian kedua bahan tersebut di gerus lalu dioleskan ketempat luka tanamannya baik batang ataupun akarnya.

Tips agar daun aglao yang baru tumbuh langsung berwarna merah, yaitu dengan pupuk Ajumin (pupuk berbentuk bulat kecil dan berwarna hitam, harganya sekitar Rp 10000-15000 per plastik kecil). Pada saat repotting pertama ditaruh gabus terus ditutup media sedikit lalu taburkan pupuk slow release seperti dekastar. Setelah itu tambahkan Ajumin 1 sendok teh kemudian tutup dengan sedikit media, lalu taruh tanaman.


Manfaat buah Apel

Manfaat Buah Apel

Apakah anda pernah mendengar pepatah yang mengatakan “makanlah minimal 1 buah apel setiap hari dan anda akan panjang umur”.

Ya sepertinya pepatah tersebut memang benar, kenapa??

Karena sebuah penelitian di amerika tepatnya oleh University of California menemukan bahwa apel kaya akan kandungan flavonoids yang membantu memperkuat daya tahan sel dari kemungkinan penyakit jantung dan kanker seiring berjalannya usia.

Sebenarnya manfaat apel sudah dikenal sejak jaman Romawi, pada masa itu apel kerap digunakan sebagai bahan pencuci alat perncernaan. Hal itu karena apel mengandung asam tartar yang bisa menghambat pertumbuhan penyakit yang disebabkan oleh bakteri dalam saluran pencernaan.

Minum jus apel setiap hari juga bisa membantu otak tetap berfungsi baik, selain itu senyawa antioksidannya terutama vitamin C dan quercetin bisa mencegah kerusakan memori dan fungsi otak yang diakibatkan stres oksidatif (kondisi keterbatasan asupan antioksidan) yang membuat tubuh kita tak mampu menetralkan radikal bebas, yang akhirnya menjadi pemicu sederet penyakit, dari katarak hingga kanker.

Kandungan yang dimiliki oleh buah apel (Pyrus malus) selain mempunyai kandungan senyawa pektin juga mengandung zat gizi, antara lain (per 100 gram) : - Kalori 58 kalori - Hidrat arang 14,9 gram - Lemak 0,4 gram - Protein 0,3 gram - Kalsium 6 mg - Fosfor 10 mg - Besi 0,3 mg - Vitamin A 90 SI - Vitamin B1 0,04 mg - Vitamin C 5 mg - dan Air 84 %

Banyak hasil penelitian menunjukkan bahwa apel sangat besar manfaatnya dalam hal (1) menurunkan kolesterol darah, (2) menurunkan tekanan darah, (3) menstabilkan gula darah, (4) meningkatkan high density lipoprotein (HDL = kolesterol baik), (5) membunuh virus infeksi, (6) mengurangi selera makan, (7) memperlancar pencernaan, (8) mempertahankan kesehatan saraf, (9) agen antikanker, dan (10) menjaga kesehatan jantung.

Apel umumnya dikonsumsi sebagai buah segar. Komponen penting pada buah apel adalah pektin, yaitu sekitar 24 persen. Pektin tersebut akan membentuk gel bila ditambah gula pada kisaran pH tertentu. Pektin memegang peran penting dalam pembuatan jus (sari buah), jeli, selai, dan dodol.

Selain itu, apel juga dapat diolah menjadi keripik dan cuka (vinegar). Apel yang diolah umumnya merupakan buah berukuran kecil (tidak masuk grade) atau buah hasil penjarangan.

Varietas apel yang dikembangkan di Indonesia umumnya didatangkan dari Eropa dan Australia melalui Cina pada tahun 1900-an. Apel (Pyrus malus) dapat hidup subur di daerah yang mempunyai temperatur udara dingin. Tumbuhan ini di Eropa dibudidayakan terutama di daerah subtropis bagian Utara. Sedang apel lokal di Indonesia yang terkenal berasal dari daerah Malang, Jawa Timur. Atau juga berasal dari daerah Gunung Pangrango, Jawa Barat.

Di Indonesia, apel dapat tumbuh dan berkembang dengan baik apabila dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian sekitar 1200 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan apel dikatagorikan sebagai salah satu anggota keluarga mawar-mawaran dan mempunyai tinggi batang pohon dapat mencapai 7-10 meter. Daun apel sangat mirip dengan daun tumbuhan bunga mawar. Berbentuk bulat telur dan dihiasi gerigi-gerigi kecil pada tepiannya. Pada usia produktif, apel biasanya akan berbunga pada sekitar bulan Juli. Buah apel yang berukuran macam-macam tersebut sebenarnya merupakan bunga yang membesar atau mengembang sehingga menjadi buah yang padat dan berisi.

Penyakit yang dapat diobati salah satunya adalah:

Diabetes mellitus (kencing manis):


Cara pemanfaatannya:

Pilih 1 buah apel berukuran sedang yang segar, dibelah menjadi 4 bagian, kemudian direbus dengan air 4 gelas hingga mendidih menjadi 2 gelas. Diminum pada saat pagi dan sore secara rutin.

Senin, 09 Juli 2007

Susu kedelai

Kedelai

Kedelai sebagai bahan makanan memunyai nilai gizi cukup tinggi. Di antara jenis kacang-kacangan, kedelai merupakan sumber protein, lemak, vitamin, mineral dan serat yang paling baik. Dalam lemak kedelai terkandung beberapa fosfolipida penting, yaitu lesitin, sepalin dan lipositol.

Kedelai sudah diyakini banyak orang untuk penyembuhan penyakit, seperti diabetes, ginjal, anemia, rematik, diare, hepatitis, dan hipertensi. Kandungan zat dalam kedelai diyakini cukup berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit tersebut.

Banyak produk makanan yang dibuat dari bahan baku kedelai, di antaranya adalah susu kedelai yang dibuat dari ekstrak kedelai. Kadar protein dan komposisi asam amino serta lemak dalam susu kedelai hampir sama dengan susu sapi. Komposisi itu bergantung pada varietas kedelai dan cara pengolahannya.

Susu kedelai

Susu kedelai adalah minuman serupa susu yang dibuat dari kedelai. Minuman ini berasal dari Tiongkok dan merupakan emulsi stabil minyak, air, dan protein. Susu kedelai memiliki komposisi yang mirip dengan susu: 3,5% protein, 2% lemak, serta 2,9% karbohidrat. Susu kedelai dapat dibuat dengan peralatan dapur sederhana dengan menggerus kedelai kering dengan air, ataupun dengan menggunakan mesin.

Komposisi susu kedelai hampir sama dengan komposisi susu sapi. Oleh karena itu, susu kedelai dapat digunakan sebagai pengganti susu sapi. Susu kedelai sangat baik dikonsumsi oleh mereka yang alergi terhadap susu sapi maupun mereka yang menderita lactose intolerance (yaitu mereka yang kurang atau?tidak mempunyai enzim laktase dalam saluran pencernaannya sehingga tidak mampu mencerna laktosa dalam susu sapi).

Susu kedelai juga dikenal sebagai minuman kesehatan, karena tidak mengandung kolesterol melainkan kandungan phytokimia, yaitu suatu senyawa dalam bahan pangan yang memunyai khasiat menyehatkan.

Untuk balita, dua gelas susu kedelai sudah dapat memenuhi 30% kebutuhan protein dalam sehari. Komposisi asam amino dalam protein susu kedelai jika dibandingkan dengan susu sapi adalah jumlah asam amino metionin dan sisteinnya yang lebih sedikit. Namun, susu kedelai memiliki kandungan asam amino lisin yang cukup tinggi. Secara umum susu kedelai mempunyai kandungan riboflavin, niasin, piridoksin, dan golongan vitamin B lainnya yang tinggi, serta vitamin E, dan vitamin K.

Mutu protein dalam susu kedelai hampir sama dengan mutu protein dalam susu sapi. Susu kedelai memang kandungan mineralnya (terutama kalsium) lebih sedikit jika dibandingkan dengan susu sapi. Karena itu, penambahan atau fortifikasi mineral dan vitamin biasanya sering dilakukan oleh industri yang memproduksi susu kedelai.

Dari total karbohidrat dalam susu kedelai, hanya 12-14% yang dapat digunakan secara biologis oleh tubuh. Karbohidratnya terdiri dari golongan oligosakarida dan polisakarida. Golongan oligosakarida terdiri dari sukrosa, stakiosa, dan raffinosa yang larut dalam air. Sedangkan golongan polisakarida terdiri dari erabinogalaktan dan bahan-bahan selulosa yang tidak larut dalam air dan alkohol, serta tidak dapat dicerna.

Jika dibuat dengan cara yang kurang baik, susu kedelai diduga masih mengandung senyawa-senyawa antigizi dan senyawa penyebab off-flavor (penyimpan cita rasa dan aroma pada produk kedelai olahan) yang berasal dari bahan baku kedelai itu sendiri. Senyawa-senyawa antigizi itu antara lain antitripsin, hemaglutinin, asam fitat, dan oligosakarida penyebab flatulensi (timbulnya gas dalam perut sehingga perut menjadi kembung). Sedangkan senyawa penyebab off-flavor pada kedelai misalnya glukosida, saponin, estrogen, dan senyawa-senyawa penyebab alergi. Dalam pembuatan susu kedelai, senyawa-senyawa itu harus dihilangkan agar menghasilkan susu kedelai dengan mutu yang baik dan aman untuk dikonsumsi.

Setahun lalu, kesimpulan muncul bahwa konsumsi susu kedelai bisa mempengaruhi kemampuan bayi melawan infeksi dan penyakit. Namun beberapa ilmuwan berpendapat bahwa jika kedelai memiliki dampak signifikan pada kesehatan bayi, maka itu akan terlihat dari sekarang
Namun jika tidak mau ambil risiko, hal paling aman yang bisa dilakukan adalah mengganti konsumsi susu kedelai dengan Air Susu Ibu (ASI) atau susu sapi. Tapi dalam kasus di mana perempuan diharuskan oleh para ahli medis untuk mengonsumsi kedelai, maka sebaiknya konsumsi tersebut tetap dilanjutkan.

Minggu, 08 Juli 2007

Jengkol

Jengkol

Jering atau Jengkol atau Pithecollobium Jiringa atau Pithecollobium Labatum adalah tumbuhan khas di wilayah Asia Tenggara, termasuk yang digemari di Malaysia, Thailand dan Indonesia terutama di wilayah Jawa Barat yang seharinya dikonsumsi ±100 ton. Jengkol termasuk tanaman polong-polongan. Buahnya berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit, berwarna lembayung tua. Biji buah berkulit ari tipis dengan warna coklat mengilap. Setelah tua, bentuk polong buahnya menjadi cembung dan di tempat yang mengandung biji ukurannya lebih membesar. Tiap polong dapat berisi 5-7 biji. Bijinya berkulit ari tipis dan berwarna cokelat mengilap. Biji ini, terutama yang sudah tua, merupakan bagian tanaman yang paling penting dan paling banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Selain itu, juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan

Di Indonesia, jengkol disebut dengan banyak nama, yaitu jengkol (Jawa), jaring (Sumatera), jaawi (Lampung), kicaang (Sunda), lubi (Sulawesi Utara), dan blandingan (Bali). Dalam dunia tumbuhan, tanaman jengkol diklasifikasikan dalam keluarga Leguminosae (Mimosaceae), marga Pithecellobium, dan jenis Pithecellobium lobatum Tanaman jengkol berupa pohon yang tingginya dapat mencapai 10-26 meter.

Jengkol dapat menimbulkan bau tidak sedap setelah diolah dan diproses oleh pencernaan.

Bau yang berlebihan tersebut dapat dibuang saat direndam dan direbus, selain supaya biji jengkol tersebut menjadi lunak. Paling sering dihidangkan dengan cara disemur setelah dibelah menjadi dua bagian dan ditumbuk-tumbuk hingga lebih pipih. Setelah disemur dan kemudian disantap; bau jengkol tersebut nyaris tidak tercium lagi, dan rasanya enak. Sering pula semur jengkol disebut sebagai ati maung (dalam bahasa Sunda). Bau jengkol akan muncul lagi saat membuang air kecil.

Selain itu jengkol akan menyisakan zat yang disebut asam jengkolat (jencolid acid) dalam sistem pencernaan yang dibuang ke ginjal yang disebut jengkoleun atau jengkolan. Jengkolan terjadi saat asam jengkolat yang memang sulit larut dalam air akhirnya mengendap dalam ginjal, membentuk kristal padat hingga bisa berakibat sulit membuang air seni. Jika pH darah kita netral, asam jengkolat aman-aman saja, tapi jika cenderung asam (pH kurang dari 7), asam jengkolat membentuk kristal tak larut.

Risiko terkena jengkolan ini tidak tergantung pada banyaknya jengkol yang dikonsumsi, tetapi bergantung pada kerentanan tubuh seseorang. Orang yang rentan, mengkonsumsi sedikit jengkol saja dapat menyebabkan terjadinya jengkolan. Apa yang mempengaruhi kerentanan seseorang terhadap asam jengkolat belum jelas, tapi diduga akibat faktor genetik dan lingkungan.

Selain itu khasiat jengkol adalah mempunyai fungsi mencegah diabetes dan baik untuk kesehatan jantung. Selain itu jengkol juga sangat kaya akan vitamin C, dan kandungan proteinnya lebih tinggi dari tempe. Jengkol pun diperlukan buat mereka yang mengalami anemia Tanaman jengkol sendiri diperkirakan mempunyai kadar penyerapan air yang tinggi dari dalam tanah.

Jengkol Kaya akan Zat Gizi

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jengkol juga kaya akan karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin B, fosfor, kalsium, alkaloid, minyak atsiri, steroid, glikosida, tanin, dan saponin. Secara lengkap kandungan gizi biji jengkol dapat dilihat pada tabel.

Komposisi Gizi per 100 gram Biji Jengkol

Zat Gizi

Kadar

Energi (kkal)

133

Protein (g)

23,3

Karbohidrat (g)

20,7

Vitamin A (SI)

240

Vitamin B (mg)

0,7

Vitamin C (mg)

80

Fosfor (mg)

166,7

Kalsium (mg)

140

Besi (mg)

4,7

Air (g)

49,5


Cara Menghilangkan bau Jengkol

Menurut beberapa sumber yang saya kenal bahwa untuk menghilangkan bau jengkol ada beberapa cara:

  1. Dengan cara memakan Vitamin seperti Vitamin B1,B2, dan vitamin lainya sesaat setelah selesai memakan jengkol, katanya bau jengkol akan terhalang oleh bau obat tersebut.
  2. Dengan memakan segenggam beras (bukan nasi) setelah selesai makan jengkol, kemudian segera sikat gigi anda. (namun katanya hanya berhasil untuk menghilangkan bau mulut, bukan untuk menghilangkan bau pada saat anda membuang air kecil).

Sabtu, 07 Juli 2007

Khasiat dan Manfaat Tebu

TEBU

Khasiat dan Manfaat Tebu

Ciri Tebu:

Tebu termasuk keluarga Graminae atau rumput-rumputan dan berkembang biak di daerah beriklim udara sedang sampai panas. Tebu cocok pada daerah TEBU (Sacharum offlcinarum, Linn.) yang mempunyai ketinggian tanah 1 sampai 1300 meter di atas permukaan laut. Di Indonesia terdapat beberapa jenis tebu, di antaranya tebu (Cirebon) hitam, tebu kasur, POJ 100, POJ 2364, EK 28, POJ 2878.

Setiap jenis tebu memiliki ukuran batang serta warna yang berlainan. Tebu termasuk tumbuhan berbiji tunggal. Tinggi turnbuhan tebu berkisar 2-4 meter. Batang pohon tebu terdiri dari banyak ruas yang setiap ruasnya dibatasi oleh buku-buku sebagai tempat duduknya daun. Bentuk daun tebu berwujud belaian dengan pelepah. Panjang daun dapat mencapai panjang 1-2 meter dan lebar 4-8 centimeter dengan permukaan kasar dan berbulu. Bunga tebu berupa bunga majemuk yang berbentuk m,-t 1 ai di puneak sebuah poros gelagah. Sedang akarnya berbentuk serabut.

Manfaat dari Tebu

Gula putih adalah salah satu hasil dari pengolahan batang tumbuhan tebu (Sacharum officinarum).

Penyakit Yang Dapat Diobati :

Meredakan Jantung berdebar, Sakit panas, dan Batuk.

Cara:

1. Meredakan Jantung Berdebar

Bahan: 3 genggam akar tebu hitam;

Cara membuat: dicuci dan direbus dengan 2 gelas air sampai

mendidih hingga tinggal 1 gelas;

Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

2. Sakit Panas

Bahan: tebu hitam secukupnya;

Cara membuat: diperas untuk diambil airnya

Cara menggunakan: diminum.

3. Batuk

Bahan: 3-5 ruas tebu hitarn;

Cara membuat: disesap dan diminum aimya.

Cara menggunakan: dibakar, kemudian dikupas dan diperas untuk diambil airnya



(Info : dari berbagai sumber)

Manfaat dan Khasiat Jambu biji (Guava, psidium guajava linn)

JAMBU BIJI

Manfaat dan Khasiat Jambu biji (Guava, psidium guajava linn)

Jambu biji (Guava, psidium guajava linn) berasal dari Amerika Tengah. Tanaman ini dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Umumnya ditanam di pekarangan dan di ladang-ladang. Pohon jambu biji merupakan tanaman perdu yang banyak bercabang, tingginya dapat mencapai 12 m. Besarnya buah bervariasi dari yang yang berdiameter 2,5 cm sampai dengan lebih dari 10 cm.

Jambu yang digemari oleh masyarakat umumnya yang berdaging lunak dan tebal, rasanya manis, berbiji sedikit dan buahnya berukuran besar. Beberapa jenis jambu biji yang diunggulkan antara lain jambu Pasar Minggu, Jambu Bangkok, jambu Palembang, jambu sukun, jambu apel, jambu sari, jambu merah dan jambu merah getas.

Beberapa jenis jambu biji yang banyak dikenal antara lain :

1. Jambu biji manis

Bentuk buah bulat meruncing ke pangkalnya, kulit buahnya tipis dan jika matang berwarna kuning muda. Dagingnya putih, bijinya banyak. Rasanya manis dan harum baunya.

2. Jambu biji gembos atau jambu biji susu

Bentuk buahnya bulat agak lonjong dengan meruncing kepangkalnya. Kulitnya tebal dan jika buah matang berwarna agak kuning, daging buahnya putih, bijinya tidak banyak, rasa kurang manis dan harum baunya.

3. Jambu biji delima

Bentuk buah bulat dan bermoncong dipangkalnya, kulitnya agak tebal, dagingnya warna merah, banyak bijinya, rasanya manis.

4. Jambu biji Piit (pipit)

Bentuknya bulat kecil-kecil, kulitnya tipis, buah matang berwarna kuning, daging buahnya putih rasanya manis dan harum baunya.

5. Jambu biji Perawas

Bentuk bulat lonjong lebih besar dari jenis no. 1 s/d 4, kulit tebal, buah matang berwarna kuning, dagingnya merah, bijinya tidak banyak, rasanya agak asam, baunya harum seperti jambu biasanya.

6. Jambu biji sukun

Bentuknya bulat besar, kulit tebal, buah matang warna kuning, hampir tidak berbiji, rasanya hambar, harum baunya.

Diantara berbagai jenis buah, jambu biji mengandung vitamin C yang paling tinggi dan cukup mengandung vitamin A. Dibanding buah-buahan lainnya seperti jeruk manis yang mempunyai kandungan vitamin C 49 mg/100 gram bahan, kandungan vitamin C jambu biji 2 kali lipat. Vitamin C ini sangat baik sebagai zat antioksidan. Sebagian besar vitamin C jambu biji terkonsentrasi pada kulit dan daging bagian luarnya yang lunak dan tebal. Kandungan vitamin C jambu biji mencapai puncaknya menjelang matang. Selain pemasok andal vitamin C, jambu biji juga kaya serat, khususnya pectin (serat larut air), yang dapat digunakan untuk bahan pembuat gel atau jeli. Manfaat pectin lainnya adalah untuk menurunkan kolesterol yaitu mengikat kolesterol dan asam empedu dalam tubuh dan membantu pengeluarannya. Penelitian yang dilakukan Singh Medical Hospital and Research center Morrabad, India menunjukkan jambu biji dapat menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida darah serta tekanan darah penderita hipertensi essensial.

Jambu biji juga mengandung tannin, yang menimbulkan rasa sepat pada buah tetapi juga berfungsi memperlancar sistem pencernaan, sirkulasi darah, dan berguna untuk menyerang virus.

Jambu biji juga mengandung kalium yang berfungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat-zat gizi lainnya ke sel-sel tubuh, mengendalikan keseimbangan cairan pada jaringan dan sel tubuh serta menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida darah, serta menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Menurut Dr. James Cerda dengan memakan jambu biji 0,5 - 1 kg /hari selama 4 minggu resiko terkena penyakit jantung dapat berkurang sebesar 16 %.

Dalam jambu biji juga ditemukan likopen yaitu zat nirgizi potensial lain selain serat. Likopen adalah karatenoid (pigmen penting dalam tanaman) yang terdapat dalam darah (0,5 mol per liter darah) serta memiliki aktivitas anti oksidan. Riset-riset epidemologis likopen pada studi yang dilakukan peneliti Itali, mencakup 2.706 kasus kanker rongga mulut, tekek, kerongkongan, lambung, usus besar dan dubur, jika mengkonsumsi likopen yang meningkat, khususnya pada jambu biji yang daging buahnya berwarna merah, berbiji banyak dan berasa manis mempunyai efek memberikan perlindungan pada tubuh dari beberapa jenis kanker.

Disamping manfaat jambu biji untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah serta mencegah munculnya kanker, memperkuat daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit, meningkatkan kesehatan gusi, gigi dan pembuluh kapiler serta membantu penyerapan zat besi dan penyembuhan luka. Jambu biji juga berkhasiat anti radang, anti diare dan menghentikan pendarahan, misalnya pada penderita demam berdarah dengue (Info: dari berbagai sumber).

Khasiat dan Manfaat Delima

DELIMA

Khasiat dan Manfaat Delima

Ciri:

Kandungan Analisis bagian buah delima yang dapat dimakan di India menunjukkan komposisi per 100 gram sebagai berikut: air 78 g, protein 1,6 g, lemak 0,1 g, karbohidrat 14,5 g, serat 5,1 g, dan mineral 0,7 g. Analisis lain menunjukkan suatu kandungan gula inversi mencapai 20%, yang 5-10 % -nya berupa glukosa, asam sitrat (05-3,5%), asam borat (sedikit sekili) dan vitamin C (4 mg/ 100 g).

Zat pewarna kuning pada kulit buah delima adalah asam galotanat. Kandungan tanin tertinggi ada pada kulit akar (28%), tetapi kulit buahnya yang kering juga mengandung banyak tanin (sampai 26%). Alkaloid di dalam kulit batangnya termasuk ke dalam kelompok piridina. Botani Berperawakan perdu meranggas atau pohon kecil yang bengkok-bengkok, mencapai tinggi 6(-10) m, seringkali bercabang banyak dekat bagian pangkalnya; cabangnya sering berujung duri, tetapi terdapat juga duri ketiak, kadang-kadang pada cabang yang berdaun sekalipun. Daunnya kebanyakan berhadapan, kadang-kadang hampir berhadapan, atau beberkas, bentuknya lonjong sampai lanset, berukuran (1-9) cm x (0,5-2,5) cm, pangkalnya lancip atau tumpul, pinggirannya rata, ujungnya tumpul atau cabik cabik, lembaran sebelah atas berkilap, lembaran sebelah bawah betul-betul menerna dengan tulang daun utama yang menonjol; tangkai daunnya sangat pendek. Bunga 1-5 kuntum berada di ujung ranting, berlilin, panjang dan lebarnya sama-sama 4-5 cm; daun kelopak dan penyangganya sama-sama 2-3 cm panjangnya, berwarna merah atau kuning pucat, berdaging, bercuping 5-8 dan lancip; daun mahkotanya 3-7 helai, mengeriput, berwarna merah, putih atau belangbelang; benang sarinya banyak sekali, tangkai putiknya lebih panjang daripada benang sarinya. Buahnya bertipe buah buni, berbentuk bulat, berdiameter 6-12 cm, bermahkotakan daun kelopak yang tidak rontok, warna buah itu bervariasi dari hijau-kuning sampai ungu-hitam, kulit buahnya menjangat; bagian dalam buah terbagi-bagi oleh kulit tipis dengan jaringan spons berwarna putih menjadi beberapa ruangan yang penuh dengan butir-butir kecil yang tembus cahaya, masing-masing berisi daging buah yang berair dan sebutir biji. Bijinya berbentuk segi empat tumpul, berwarna merah, merah jambu atau putih-kekuningan. Di daerah subtropik, pohon delima berbunga pada musim semi bersamaan dengan pertumbuhan pucuk secara serentak; buahnya matang pada penghujung musim panas setelah 5-7 bulan. Sementara buah tumbuh, pucuk-pucuk baru yang tumbuh serentak pada musim panas akan menghasilkan bunga pada musim semi berikutnya. Di daerah tropik, pertumbuhan dan pembungaan kurang-lebih bermusim, tetapi mungkin terjadi 3 kali tumbuhnya pucuk secara serentak dalam setahun, yang masingmasing dapat menghasilkan bunga; tetapi hanya satu kali tumbuhnya pucuk yang serentak, yang bertepatan dengan akan tumbuhnya sejumlah buah yang kiranya akan menghasilkan bunga. Bunga-bunga muncul di ujung ranting dan di pucuk samping yang pendek (taji). Bunga-bunga itu diserbuki oleh serangga. Pembentukan buah makin baik sesuai dengan urutan berikut: penyerbukan sendiri, penyerbukan terbuka, penyerbukan silang dengan tangan. Pada keadaan lingkungan yang menguntungkan, lebih dari setengah jumlah bunga mungkin menjadi buah. (sumber Iptek)

1. Manfaat delima

Delima selalu muncul dalam berbagai materia medika orang timur. Obat kumur terbuat dari kulit kering buah delima, dan sari buahnya diminum untuk mengobati sakit demam. Di Asia, kulit cabang dan akarnya dikenal sebagai obat mujarab untuk penyakit cacing pita dan cacing-cacing lainnya yang berada dalam usus. Sifat kelat dari kulit batang, daun, buah mentah, dan kulit buah dimanfaatkan dalam bentuk godokan untuk mengobati diare dan disentri. Kekelatannya itu disebabkan oleh adanya tanin; kulit batang, daun, dan kulit buah delima sebenarnya merupakan sumber tanin yang baik. Kulit buah juga merupakan pewarna yang digunakan sebagai tinta, untuk pewarna kain, atau pada zaman dahulu digunakan oleh perempuan untuk menghitamkan giginya. Delima juga dipelihara sebagai tanaman hias; beberapa kultivarnya yang kerdil khusus merupakan tanaman hias.

2. Manfaat Jus Delima

Manfaat: membantu jantung, dimana jus delima ini kaya antioksidan yang membantu mencegah penyumbatan pada pembuluh darah arteri oleh kolesterol. Jus delima ini juga dihubungkan dengan pencegahan terjadinya kanker prostat.

Jus ini dilengkapi dengan vitamin A, C dan E serta asam folat yang penting pada tahap awal kehamilan.

Sejumlah dokter di the University of Boston, Amerika, melakukan uji coba khasiat buah delima terhadap kelinci jantan. Hasilnya, jus buah delima, terbukti meningkatkan aliran darah menuju penis -- yang tentu saja bisa membantu pria yang mengalami masalah seksual.

Jus buah delima juga tinggi kandungan flavonoidnya --suatu jenis antioksidan kuat yang penting perannya untuk menurunkan radikal bebas, serta mampu memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung dan kanker.

Dokter yakin, pria bakal menikmati banyak keuntungan dari buah delima atau pomegranate yang warna buahnya bermacam-macam ini: ada yang merah, ungu mengilat, putih, dan hijau kekuningan.

Dalam satu gelas sari delima diketahui lebih banyak kandungan antioksidannya dibandingkan dengan satu gelas red wine, green tea atau orange juice.

Antioksidan dipercaya mempunyai peran penting terhadap kesehatan, khususnya dalam mencegah dan memerangi penyakit-penyakit degeneratif, seperti CHD (coronary heart disease) dan kanker.

Tak cuma kehidupan cinta yang sehat, jantung pun lebih sehat karena jus ini juga ampuh
membersihkan "karat lemak" pipa pembuluh darah. Anda tahu, bila pembuluh otak, jantung, mata, dan ginjal berkarat lemak, bisa fatal akibatnya. Anda bisa terkena serangan jantung, stroke dan segudang penyakit lainnya.

Syarat penanaman pohon Delima

Delima merupakan jenis subtropik yang bandel, dapat bertahan hidup pada suhu musim dingin yang rendah (-10° C). Buah berkualitas paling baik dihasilkan dari daerah yang beriklim dingin yang sejuk dan, musim panas yang panas dan kering; )enis ini tidak akan berbuah dengan baik di daerahdaerah yang beriklim sangat lembap. Pada keadaan lingkungan yang kering diperlukan pengairan untuk mempertahankan tingkatan hasil yang tinggi. Pohon delima toleran terhadap tanah yang bagi kebanyakan tanaman buah-buahan lain tidak dapat tumbuh subur, termasuk tanah berkapur dan tanah basa. Di Asia Tenggara, pohon delima tumbuh dengan baik sampai ketinggian 1600 m dpl. pada berbagai tipe tanah dengan kisaran yang luas; di wilayah yang lebih basah pohon delima akan selalu hijau, pembungaan dan pembuahan menjadi berkepanjangan, dan kualitas buah menjadi lebih rendah.

b

Google