Google
 

a



Kamis, 22 September 2016

Cara Budidaya Tanaman Cabai Di Pot.

Cara Budidaya Tanaman Cabai Di Pot.  

Tanaman ini merupakan sesuatu yang paling sering diminati karena merupakan bumbu utama untuk membuat masakan di Indonesia. Tetapi harga dari buah cabe ini sering melambung tinggi padahal sebenarnya tanaman ini sangat mudah untuk di tanam di teras, pekarangan dan di loteng rumah sekalipun tetapi hal ini sering kita lupakan karena harganya juga sering murah. kali ini admin konsultasi sawit akan mencoba untuk menyampaikan informasi tentang cara bertanam cabe dalam pot.

Sebelum mengetahui cara budidayanya kita harus mengetahui syarat hidupnya terlebih dahulu.Adapun syarat tumbuh tanaman cabai :
- Tanah tempat penanaman cabai (cabe) harus gembur dengan kisaran pH 6,5 – 6,8. Sebaiknya menggunakan kompos untuk mengisi pot atau polibagnya.
- Tanaman cabai (cabe) memerlukan air cukup untuk menopang pertumbuhannya. 
- Angin sepoi-sepoi cocok untuk budidaya cabai (cabe). 
- Intensitas sinar matahari sangat dibutuhkan tanaman cabai (cabe), berkisar antara 10 – 12 jam per hari.  Jadi bisa di budidayakan di teras rumah sebagai pengganti bunga jika anda tidak memiliki pekarrangan atau halaman rumah.
- Sedangkan suhu optimal untuk pertumbuhan tanaman cabai (tanaman cabe) 24C - 28C.

Tehnik budidaya tanaman cabai Dalam Pot :

Bahan - Bahan
Untuk budidaya tanaman cabe anda sebaiknya menyiapakn bahan-bahan :
1. Ember, pot, karung, polibag sebagai tempat penanaman
2. Kompos sebagai media tanam
3. Benih atau bibit cabe karena kita akan menanamnya.

Peralatan yang dibutuhkan adalah cukup dengan tangan saja dan alat penyiram bisa gayung, ember, gembor dan lain sebagaianya.

Tahapan Budidaya :
1. Siapkan tempat penanaman baik itu pot, ember, karung atau polibag
2. Isi dengan kompos sampai penuh
3. Siram hingga kompos akan menjadi lebih padat.
4. Tanam benih cabe sebanyak 2-3 biji untuk setiap pot dengan kedalaman lobang 1 cm
5. Tutup kembali lobang tanam
7. Siram kembali 

Biasanya tanaman cabe akan mulai tumbuh 10 hari setelah tanam.

Pemeliharaan Tanaman cabe :

1. Pengendalian gulma/rumput dan tanaman cabai (cabe) terserang hama penyakit disingkirkan dari pot secara manual dengan tangan.
4. Pemupukan tanaman cabai
Diberikan dengan cara pengocoran :
- Umur 15 hst dan 30 hst, dosis 3kg NPK 15-15-15 dilarutkan dalam 200lt air, untuk 1000 tanaman, tiap tanaman cabai (cabe) 200ml.
- Umur 45 hst dan 60 hst, dosis 4kg NPK 15-15-15 dilarutkan dalam 200lt air, untuk 1000 tanaman, tiap tanaman cabai (cabe) 200ml.
- Umur 75 hst, 90 hst dan 105 hst, dosis 5kg NPK 15-15-15 dilarutkan dalam 200lt air, untuk 1000 tanaman, tiap tanaman cabai (cabe) 200ml.
Pupuk daun
-  Kandungan Nitrogen tinggi diberikan umur 14 hst dan 21 hst.
-  Kandungan Phospat, Kalium dan Mikro tinggi diberikan umur 35 hst dan 75 hst.

Hama dan penyakit tanaman cabai :

Hama cabai
Gangsir
Gangsir tanaman cabai (cabe) adalah Brachytrypes portentosus. Hama ini menyerang tanaman muda yang baru saja pindah tanam. Serangannya dilakukan malam hari, sedangkan siang harinya bersembunyi di dalam tanah. Gangsir membuat liang dalam tanah sampai kedalaman 90 cm. Gangsir merusak tanaman cabai (cabe) dengan cara memotong pangkal batang tapi tidak memakannya. Pengendalian kimiawi menggunakan insektisida berbahan aktif karbofuran sebanyak 1gram pada lubang tanam.
Ulat Tanah
Ulat tanah tanaman cabai (cabe) adalah Agrotis ipsilon. Hama jenis ini menyerang tanaman cabai (cabe) di malam hari, sedangkan siang harinya bersembunyi dalam tanah atau di balik mulsa PHP. Ulat tanah menyerang batang tanaman cabai (cabe) muda dengan cara memotongnya, sehingga sering dinamakan ulat pemotong. Pengendalian kimiawi menggunakan insektisida berbahan aktif karbofuran sebanyak 1gram pada lubang tanam.
Ulat Grayak
Ulat grayak tanaman cabai (cabe) adalah Spodoptera litura. Hama ini menyerang bagian daun tanaman cabai (cabe) dengan cara bergerombol. Daun menjadi berlubang dan meranggas. Ulat grayak disebut juga ulat tentara. Seperti halnya jenis ulat lain ulat ini menyerang tanaman cabai (cabe) malam hari, sedang siang harinya bersembunyi di balik mulsa atau dalam tanah. Ulat grayak bersifat polifag. Pengendalian kimiawi menggunakan insektisida berbahan aktif sipermetrin, deltametrin, profenofos, klorpirifos, metomil, kartophidroklorida, atau dimehipo. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.
Ulat Buah
Ulat buah tanaman cabai (cabe) adalah Helicoverpa sp. Hama ini menyerang buah muda dengan cara membuat lubang dan memakannya. Ulat buah bersifat polifag. Pengendalian kimiawi  menggunakan insektisida berbahan aktif sipermetrin, deltametrin, profenofos, klorpirifos, metomil, kartophidroklorida, atau dimehipo. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.
Thrips
Thrips tanaman cabai (cabe)e adalah Thrips parvispinus. Serangannya ditandai adanya bercak-bercak keperakan pada daun tanaman cabai (cabe) yang terserang. Hama ini lebih suka mengisap cairan daun muda sehingga menyebabkan daun tanaman yang terserang mengeriting, akhirnya tanaman cabai (cabe) menjadi kerdil. Pengendalian kimiawi menggunakan insektisida berbahanaktif abamektin, tiametoksam, imidakloprid, asetamiprid, klorfenapir, sipermetrin, atau lamdasihalotrin. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.
Kutu Daun
Kutu daun tanaman cabai (cabe) adalah Myzus persiceae. Kutu ini mengisap cairan tanaman cabai (cabe) terutama pada daun muda, kotorannya berasa manis sehingga menggundang semut. Serangan parah menyebabkan daun mengalami klorosis (kuning), menggulung dan mengeriting, akhirnya tanaman cabai (cabe) menjadi kerdil. Pengendalian kimiawi menggunakan insektisida berbahan aktif abamektin, imidakloprid, asetamiprid, klorfenapir, sipermetrin, atau lamdasihalotrin. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.
Kutu Kebul
Kutu kebul tanaman cabai (cabe) adalah Bemisia tabaci. Hama berwarna putih, bersayap, tubuhnya diselimuti serbuk putih seperti lilin. Kutu kebul menyerang dan menghisap cairan sel daun sehingga sel-sel dan jaringan daun rusak. Pengendalian kimiawi menggunakan insektisida berbahan aktif abamektin, tiametoksam, imidakloprid, asetamiprid, klorfenapir, sipermetrin, atau lamdasihalotrin. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.
Tungau
Tungau tanaman cabai (cabe) adalah tungau kuning (Pol Polphagotarsonemus lotus) dan tungau merah (Tetranychus cinnabarinus). Tungau bersembunyi di balik daun sambil menghisap cairan daun. Daun cabai (cabe) yang terserang berwarna kecoklatan, terpelintir, serta pada permukaan bawah daun terdapat benang-benang halus berwarna merah atau kuning. Pengendalian kimiawi menggunakan insektisida akarisida berbahan aktif propargit, dikofol, tetradifon, piridaben, klofentezin, amitraz, abamektin, atau fenpropatrin. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.
Lalat Buah
Lalat buah tanaman cabai (cabe) adalah Dacus dorsalis. Lalat betina dewasa menyerang dengan cara menyuntikkan telurnya ke dalam buah, kemudian telur berubah menjadi larva, telur-telur ini akhirnya menggerogoti buah cabai (cabe) sehingga buah menjadi busuk. Pengendalian lalat buah menggunakan perangkap lalat (sexpheromone), caranya : metil eugenol dimasukkan botol aqua yang diikatkan pada bambu dengan posisi horisontal, atau dapat menggunakan buah-buahan yang aromanya disukai lalat (misal nangka, timun) kemudian dicampur insektisida berbahan aktif metomil.  Selain itu juga dapat dilakukan penyemprotan insektisida berbahan aktif sipermetrin, deltametrin, profenofos, klorpirifos, metomil, kartophidroklorida, atau dimehipo. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.
Nematoda
Nematoda tanaman cabai (cabe) adalah Meloidogyne incognita. Serangan nematoda ditandai adanya bintil-bintil pada akar. Nematoda merupakan cacing tanah berukuran sangat kecil, hama ini merupakan cacing parasit penyerang bagian akar tanaman cabai (cabe). Bekas gigitan cacing inilah akhirnya menyebabkan serangan sekunder, seperti layu bakteri, layu fusarium, busuk phytopthora atau cendawan lain penyerang akar. Cara pengendalian nematoda dengan pemberian insektisida berbahan aktif karbofuran sebanyak 1gram pada lubang tanam.

Penyakit Cabai :

Rebah Semai
Rebah semai tanaman cabai (cabe) adalah Pythium debarianum. Penyakit ini biasa menyerang tanaman cabai (cabe) fase pembibitan dan tanaman muda setelah pindah tanam. Cara pengendaliannya dengan penyemprotan fungisida sistemik berbahan aktif propamokarb hidroklorida, simoksanil, kasugamisin, asam fosfit, atau dimetomorf dan fungisida kontak berbahan aktif tembaga, mankozeb, propineb, ziram, atau tiram. Dosis ½ dari dosis terendah yang tertera pada kemasan.
Layu Bakteri
Bakteri penyebab layu tanaman cabai (cabe) adalah Pseudomonas sp. Penyakit layu bakteri sering menggagalkan tanaman, tanaman cabai (cabe) yang terserang mengalami kelayuan pada daun, diawali dari daun-daun muda. Upaya pengendaliannya antara lain meningkatkan pH tanah, memusnahkan tanaman cabai (cabe) terserang, melakukan penggiliran tanaman serta penyemprotan kimiawi menggunakan bakterisida dari golongan antibiotik dengan bahan aktif kasugamisin, streptomisin sulfat, asam oksolinik, validamisin, atau oksitetrasiklin. Sebagai pencegahan, secara biologi berikan trichoderma pada saat persiapan lahan. Umur 25 hst, 40 hst dan 70 hst dilakukan pengocoran menggunakan pestisida organik pada tanah, contoh wonderfat. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.
LayuFusarium
Cendawan penyebab layu tanaman cabai (cabe) adalah Fusarium oxysporum. Tanaman cabai (cabe) yang terserang mengalami kelayuan dimulai daun-daun tua, kemudian menyebar ke daun-daun muda dan menguning. Upaya pengendaliannya antara lain meningkatkan pH tanah, memusnahkan tanaman cabai (cabe) terserang, melakukan penggiliran tanaman serta penyemprotan kimiawi menggunakan fungisida berbahan aktif benomil, metalaksil atau propamokarb hidroklorida. Sebagai pencegahan, secara biologi berikan trichoderma pada saat persiapan lahan. Umur 25 hst, 40 hst dan 70 hst dilakukan pengocoran menggunakan pestisida organik pada tanah, contoh wonderfat. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.
Busuk Phytophtora
Cendawan penyebab busuk phytophtora tanaman cabai (cabe) adalah Phytopthora infestans. Penyakit ini menyerang semua bagian tanaman. Serangan pada Batang ditandai bercak coklat kehitaman dan kebasah-basahan. Serangan serius menyebabkan tanaman cabai (cabe) layu. Daun yang terserang seperti tersiram air panas. Buah yang terserang ditandai bercak kebasah-basahan yang menjadi coklat kehitaman dan lunak. Pengendalian kimiawi menggunakan fungisida sistemik, contoh bahan aktif yang bisa digunakan diantaranya metalaksil, propamokarb hidrokloroda, simoksanil, kasugamisin, asam fosfit, atau dimetomorf dan fungisida kontak, contoh bahan aktif yang bisa digunakan diantaranya tembaga, mankozeb, propineb, ziram,  atau tiram. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.
Busuk Kuncup
Penyakit busuk kuncup tanaman cabai (cabe) adalah Choanephora cucurbitarum. Penyakit busuk kuncup menyerang bunga, tangkai bunga, pucuk dan ranting tanaman cabai (cabe). Ranting yang terserang berwarna coklat kehitaman dan cepat menyebar sehingga mematikan ujung tanaman cabai (cabe), sedangkan bagian lainnya masih tegar. Ranting mati membusuk. Pengendalian kimiawi menggunakan fungisida sistemik, contoh bahan aktif yang bisa digunakan diantaranya metalaksil, propamokarb hidroklorida, simoksanil, kasugamisin, asam fosfit, atau dimetomorf, dan fungisida kontak, contoh bahan aktif yang bisa digunakan diantaranya tembaga, mankozeb, propineb, ziram,  atau tiram. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.
Bercak Cercospora
Cendawan bercak cercospora tanaman cabai (cabe) adalah Cercospora capsici. Penyakit bercak cercospora menyerang daun, tangkai buah, batang dan cabang tanaman cabai (cabe). Gejala serangan ditandai adanya bercak bulat kecil kebasah-basah, bercak dapat meluas dengan diameter 0,5 cm, pusat bercak berwarna pucat sampai putih, tepi bercak berwarna lebih tua. Daun yang terserang parah berwarna kuning dan gugur. Pengendalian kimiawi menggunakan fungisida sistemik, contoh bahan aktif yang bisa digunakan diantaranya benomil, metil tiofanat, karbendazim, difenokonazol, atau tebukonazol dan fungisida kontak, contoh bahan aktif yang bisa digunakan diantaranya klorotalonil, azoksistrobin, atau mankozeb. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.
Antraknosa(Patek)
Cendawan antraknosa tanaman cabai (cabe) adalah Colletotrichum capsici dan Gloesporium piperatum. Antraknosa sering juga diistilahkan patek. Serangan pada buah ditandai bercak agak bulat dan berlekuk berwarna cokelat tua, di sini cendawan membentuk massa spora berwarna merah jambu. Buah yang terserang harus dimusnahkan dari area penanaman cabai (cabe). Pengendalian kimiawi menggunakan fungisida sistemik, contoh bahan aktif yang bisa digunakan diantaranya benomil, metil tiofanat, karbendazim, difenokonazol, atau tebukonazol, dan fungisida kontak berbahan aktif klorotalonil, azoksistrobin, atau mankozeb. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.
Virus
Virus tanaman cabai (cabe) adalah TMV, TEV, TRV, CMV, TRSV, CTV dan PVY. Virus merupakan penyakit yang sangat berpotensi menimbulkan kegagalan terutama musim kemarau. Gejala serangan umumnya ditandai pertumbuhan tanaman cabai (cabe) mengerdil, daun mengeriting dan terdapat bercak kuning kebasah-basahan. Penyakit virus sampai saat ini belum ditemukan penangkalnya. Penyakit ini ditularkan dari satu tanaman ke tanaman lain melalui vektor atau penular. Beberapa hama yang sangat berpotensi penular virus diantaranya adalah thrips, kutu daun, kutu kebul, dan tungau. Manusia dapat juga berperan sebagai penular virus, baik melalui alat-alat pertanian maupun tangan terutama saat perempelan. Beberapa upaya penanganan virus antara lain : membersihkan gulma (gulma berpotensi menjadi inang virus), mengendalikan hama/serangga penular virus, memusnahkan tanaman cabai (cabe) terserang, kebersihan alat dan memberi pemahaman kepada tenaga kerja agar tidak ceroboh saat melakukan penanganan terhadap tanaman cabai (cabe).

Panen cabai :
Cabai (cabe) merah dapat dipanen pada umur 110 hst. Buah dipanen adalah buah 80% masak.

Demikian informasi tentang cara budidaya tanaman cabai dalam pot semoga dapat membantu dan bermanfaat.





(Diambil dari berbagai sumber).

Pengertian, Jenis dan Fungsi Pupuk bagi Tanaman



Pengertian, Jenis dan Fungsi Pupuk bagi Tanaman.

Pupuk dapat di defenisikan sebagai unsur hara yang berasal dari bahan alami (organik) atau bahan buatan (anorganik) yang di berikan kepada tanaman. Di dalam tubuh tanaman pupuk adalah sebagai salah satu sumber zat hara buatan yang diperlukan untuk mengatasi kekurangan nutrisi terutama unsur-unsur nitrogen , fosfor, dan kalium. Sedangkan unsur sulfur, kalsium, magnesium, besi, tembaga, seng, dan boron merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit (mikronutrien).

Berdasarkan asal atau kejadiannya, pupuk dapat digolongkan sebagai berikut :

a.    Pupuk Organik
Pupuk organic adalah semua sisa bahan tanaman, pupuk hijau, dan kotoran hewan yang mempunyai kandungan unsur hara rendah. Pupuk organic tersedia setelah zat tersebut mengalami proses pembusukan oleh mikro organisme. Selain pupuk anorganik, pupuk organic juga harus dberikan pada tanaman. Macam-macam pupuk organic adalah sebagi berikut:
1.    Kompos
Pupuk kompos adalah pupuk yang dibuat dengan cara membusukkan sisa-sisa tanaman. Pupuk jenis ini berfungsi sebagai pemberi unsure-unsur hara yang berguna untuk perbaikan struktur tanah.
  2.   Pupuk Hijau
Pupuk hijau adalah bagian tumbuhan hijau yang mati dan tertimbun dalam tanah. Pupuk organic jenis ini mempunyai perimbangan C/N rendah, sehingga dapat terurai dan cepat tersedia bagi tanaman. Pupuk hijau sebagai sumber nitrogen cukup baik di daerah tropis, yaitu sebagai pupuk organic sebagi penambah unsure mikro dan perbaikan struktur tanah.
3.    Pupuk kandang
pupuk kandang adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan. Kandungan hara dalam puouk kandang rata-rata sekitar 55% N, 25% P2O5, dan 5% K2O (tergantung dari jenis hewan dan bahan makanannya). Makin lama pupuk kandang mengalamai proses pembusukan, makin rendah perimbangan C/N-nya.


b.     Pupuk Anorganik
Pupuk anorganik atau pupuk buatan (dari senyawa anorganik) adlah puuk yang sengaja dibuat oleh manusia dalam pabrik dan mengandung unsure hara tertentu dalam kadar tinggi. Pupuk anorganik digunakan untuk mengatasi kekurangan mineral murni dari alam yang diperlukan tumbuhan untuk hidup secara wajar. Puuk anorganik dapat menghasilkan bulir hijau dan yang dibutuhkan dalam proses fotosintesis.
Berdasarkan kandungan unsur-unsurnya, pupuk anorganik digolongkan sebagai berikut :
1.     Pupuk Tunggal
Pupuk tunggal yaitu pupuk yang mengandung hanya satu jenis unsure hara sebagai penambah kesuburan. Contoh pupuk tunggal yaitu pupuk N, P, dan K.
a.    Pupuk Nitrogen
Fungsi nitrogen (N) bagi tumbuhan adalah:
-  Mempercepat pertumbuhan tanaman, menambah tinggi tanaman, dan merangsang pertunasan.
-      Memperbaiki kualitas, terutama kandungan proteinnya.
-      Menyediakan bahan makanan bagi mikroba (jasad renik)
Nitrogen diserap dalam tanah berbentuk ion nitrat atau ammonium. Kemudian, didalam tumbuhan bereaksi dengan karbon membentuk asam amino, selanjutnya berubah menjadi protein. Nitrogen termasuk unsure yang paling banyak dibutuhkan oleh tanaman karena 16-18% protein terdiri dari nitrogen. Pupuk yang paling banyak mengandung unsure nitrogen adalah pupuk urea.
Macam-macam pupuk nitrogen sebagai berikut.
-      pupuk urea(CO(NH2)2) yang mengandung 47% nitrogen (paling tinggi dibandingkan dengan pupuk nitrogen jeni lain). Urea sangat mudah larut dalam air dan juga mudah diubah menjadi ion nitrat (NO3-) yang mudah diserap oleh tumbuh-tumbuhan. Cara pembuatan urea :
2NH3(g) +CO2(g)         CO(NH2)2(s) +H2O (l)
-  Pupuk ZA (Zwavel Ammonium) atau ammonium sulfat ((NH4)2SO4) yang mengandung 21% nitrogen.
-      Pupuk ammonium klorida (salmiak) atau NH4Cl, mengandung 20% nitrogen.
-      Pupuk ASN (ammonium Sulfat Nitrat) atau [(NH4)3(SO4)(NO3)], mengandung 23-26% nitrogen.
-      Pupuk natrium nitrat atau sodium nitrat (NaNO3), mengandung 15% nitrogen.
b.    Pupuk Posfat
Posfat (P) bagi tanaman berperan dalam proses:
l  respirasi dan fotosintesis
l  penyusunan asam nukleat
l  pembentukan bibit tanaman dan penghasil buah.
l  Perangsang perkembangan akar, sehingga tanaman akan lebih tahan terhadap kekeringan, dan,
l  Mempercepat masa panen sehingga dapat mengurangi resiko keterlambatan waktu panen.
Unsure fosfor diperlukan diperlukan dalam jumlah lebih sedikit daripada unsure nitrogen. Fosfor diserap oleh tanaman dalam bentuk apatit kalsium fosfat, FePO4, dan AlPO4.
Macam-macam pupuk fosfor sebagai berikut :
-      pupuk superfosfat (Ca(H2PO4)2) yang sangat mudah larut dalam air sehingga mudah diserap oleh akar tanaman. Contoh: Engkel superfosfat (ES) yang mengandung sekitar 15% P2O5, Double superfosfat (DS) yang mengandung sekitar 30% P2O5, dan Tripel Superfosfat (TSP) yang mengandung sekitar 45%P2O5.
-      Pupuk FMP (Fused Magnesium Phosphate) atau Mg3(PO4)yang baik digunakan pada tanah yang banyak mengandung besi dan aluminium.
-      Pupuk aluminium fosfat (AlPO4)
-      Pupuk besi (III) fosfat (FePO4)

c.    Pupuk Kalium
Fungsi kalium bagi tanaman adalah
l  Mempengaruhi susunan dan mengedarkan karbohidrat di dalam tanaman.
l  Mempercepat metabolisme unsure nitrogen,
l  Mencegah bunga dan buah agar tidak mudah gugur.
Macam-macam pupuk kalium sebagai berikut:
-      pupuk kalium klorida atau potassium klorida (KCl). Ada 2 macam pupuk KCl yang beredar di pasaran, yaitu KCl 80 (mengandung 50% K2O) dan KCl 90 (mengandung 53% K2O).
-      Pupuk ZK (Zwavel Kalium) atau kalium sulfat (K2SO4) yang baik digunakan pada tanaman yang tidak tahan te rhadap konsentrasi ion klorida tinggi. Ada 2 macam pupuk ZK yang beredar di pasaran, yaitu ZK 90 (mengandung 50% K2O) dan ZK 96 (mengandung 53% K2O).


2.    Pupuk Majemuk
Pupuk majemuk yaitu pupuk yang mengandung lebih dari satu unsure hara yang digunakan untuk menambah kesuburan tanah. Contoh pupuk majemuk yaitu NP, NK, dan NPK. Pupuk majemuk yang paling banyak digunakan adalah pupuk NPK yang mengandung senyawa ammonium nitrat (NH4NO3), ammonium dihidrogen fosfat (NH4H2PO4), dan kalium klorida (KCL).
Kadar unsure hara N, P, dan K dalam pupuk majemuk dinyatakan dengan komposisi angka tertentu. Misalnya pupuk NPK 10-20-15 berarti bahwa dalam pupuk itu terdapat 10% nitrogen, 20% fosfor (sebagai P2O5)dan 15% kalium (sebagai K2O).
Penggunaan pupuk majemuk harus disesuaikan dengan kebutuhan dari jenis tanaman yang akan dipupuk karena setiap jenis tanaman memerlukan perbandingan N, P, dan K tertentu. Di Indonesia beredar beberapa jenis pupuk majemuk dengan komposisi N, P, dan K yang beragam.

Demikian Informasi tentang defenisi, jenis dan fungsi pupuk bagi tanaman semoga membantu dan bermanfaat.

(Diambil dari berbagai sumber).



Sabtu, 14 Februari 2009

Manfaat Musik Bagi Tanaman

Manfaat Musik Bagi Tanaman

Musik tak hanya bermanfaat bagi manusia. Tanaman ternyata menyukai musik pula. Bahkan orang-orang zaman dulu mengetahui bahwa musik berpengaruh terhadap kesehatan tanaman. Tak heran bila di berbagai budaya ada irama pengiring tarian dalam upacara musim tanam atau menjelang panen.

Seorang peneliti dari Minnesota, Amerika, Dan Carlson mengikuti cara seperti ini. Dia menggunakan bunyi-bunyian berfrekuensi tinggi pemancing energi kepada tanaman. Bunyi tersebut berfrekuensi 5.000 Hz (sama dengan frekuensi nyanyian burung), mirip suara jangkrik raksasa yang dipadukan dengan musik Baroque dan musik klasik lain.

Setiap sore, sambil menyemprotkan pupuk, ia menyetel musik ini. Ternyata hasilnya tanaman mampu menyerap pupuk 700 persen lebih banyak dan tumbuh dengan kecepatan 99 persen lebih daripada biasanya. Tanaman purple plant (tanaman merambat) yang biasanya hanya tumbuh sepanjang 4,5 cm per tahun bisa mencapai 3,5 meter setelah selama dua tahun menerima “suplemen” musik dari Carlson.

Kegemilangan teknik ini membuatnya tercatat dalam Guiness Book of Record. Teknik Carlson itu juga “dipinjam” Pangeran Charles dari Inggris untuk menangani tanaman mawarnya. Dia yang terkenal fanatik pada musik selalu memperdengarkan musik klasik pada tanaman mawarnya di kebun Istana Sudley. Ulah unik ini ternyata bisa meningkatkan pertumbuhan bunga mawar. Satu batang mawar yang semula hanya menghasilkan lima kuntum setiap cabangnya, mampu memekarkan 60 mawar setelah mendapat pupuk dan musik.

Senin, 06 Agustus 2007

Khasiat dan Manfaat buah Kelapa

KELAPA

Kelapa termasuk jenis palma yang biasa tumbuh di pantai.Tanaman ini tumbuh pada ketinggian 900 m dari permukaan laut. Batang pohon kelapa berbentuk ramping lurus, tingginya 10 - 14 m, tidak bercabang. Daunnya berpelepah / bersirip genap dengan panjang mencapai 2 - 3 m. Buahnya bulat berbentuk kerucut terbungkus serabut tebal dan bergaris tengah sekitar 25 cm. Kelapa memiliki sabut tebal dan batok keras, berisi air dan daging yang mengandung santan.

Kelapa sangat bermanfaat bagi kita, mulai dari bagian akar hingga daunnya telah dihasilkan beragam jenis produk, seperti bahan bangunan, furnitur, perabot rumah tangga, makanan, minuman,sabun, kosmetik, dan obat-obatan. Sementara itu, dari sabut kelapa yang umumnya hanya dipintal menjadi tali dan keset ternyata dapat menjadi produk yang punya nilai tambah lebih tinggi. Serbuk dan serat lebih lanjut dapat diolah menjadi dinding peredam suara, kayu partikel, media tanam, matras, jok mobil, dan pelapis tempat tidur pegas.

Khasiat dan Manfaat buah Kelapa

Air kelapa hijau, terutama buah yang muda, mengandung glukosa, sakarosa, fruktosa, sukrosa mineral dan asam amino, enjim, protein, kalium, fosfor, besi, belerang, vitamin A, B1 C dan zat samak. Kandungan zat kimianya berupa enzim yang mampu mengurai sifat racun. Minyaknya mengandung gliserida yang berisi asam-laurat, asam-miristinat, asam-oleat, asam-kaprat, asam-kaprilat, asam-palmitat, asam-stearat dan asam-kaproat.

Air kelapa mengandung sukrosa, fruktosa dan glukosa, sedangkan dagingnya selain tiga hal di atas juga mengandung protein, lemak, vitamin dan tentunya minyak kelapa. Meminum air kelapa muda dan memakan dagingnya dapat mengurangi kegerahan, mulut kering, demam dengan kehausan serta diabetes. Selain itu minum air kelapa muda dipercaya membuang racun dalam darah. Perhatian, terlalu banyak minum air kelapa muda menyebabkan sedikit rasa lemas sementara. Bagi yang memiliki gangguan pada tulang jangan mengkonsumsi banyak air kelapa.

Manfaat Minyak Kelapa Murni (VCO, Virgin Coconut Oil)

Riset dan uji klinis telah membuktikan keampuhan dan khasiat virgin coconut oil (VCO)untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan kehidupan sehat lainnya:

  • Mematikan berbagai virus yang menyebabkan mononucleosis, influenza, hepatitis C, cacar air, herpes dan penyakit-penyakit lainnya.
  • Mematikan berbagai bakteri penyebab pneumonia, sakit telinga, infeksi tenggorokan, gigi berlubang, keracunan makanan, infeksi saluran kencing, meningitis, gonorrhea, luka gangren dan masih sangat banyak lainnya
  • Mematikan jamur dan ragi yang menyebabkan candida, jock itch, kadas, athletes foot, ruam karena keringat dan popok dan infeksi lainnya.
  • Melumpuhkan dan mematikan cacing pita, lice, giardia dan parasit lainnya.
  • Menyediakan sumber nutrisi dan energi cepat.
  • Meningkatkan energi dan stamina yang memperbaiki fisik dan penampilan atlit.
  • Memperbaiki pencernaan dan penyerapan vitamin-vitamin dan asam amino yang larut dalam lemak.
  • Memperbaiki sekresi insulin dan pendayagunaan glukosa darah.
  • Meredakan stres pada pankreas dan sistem-sistem enzim tubuh.
  • Membantu meredakan gejala-gejala dan mengurangi resiko kesehatan yang dihubungkan dengan diabetes.
  • Mengurangi gangguan yang dikaitkan dengan gejala kesulitan pencernaan dan cystic fibrosis.
  • Memperbaiki penyerapan kalsium dan magnesium serta mendukung perkembangan tulang dan gigi yang kuat.
  • Membantu melindungi diri terhadap serangan penyakit osteoporosis.
  • Membantu meredakan gejala sakit saluran kandung kemih.
  • Meredakan gejala yang dihubungkan dengan Chron's disease, ulcerative colitis dan bisul perut.
  • Mengurangi peradangan kronis.
  • Mendukung penyembuhan dan perbaikan jaringan tubuh.
  • Mendukung dan membantu fungsi kekebalan tubuh.
  • Membantu melindungi tubuh dari kanker payudara, kanker colon dan kanker lainnya.
  • Baik buat jantung; tidak meningkatkan cholesterol darah atau kelengketan platelet.
  • Membantu mencegah sakit jantung, atherosclerosis dan stroke.
  • Membantu mencegah tekanan darah tinggi.
  • Membantu mencegah sakit periodental dan kerusakan gigi.
  • Berfungsi sebagai antioksidan pelindung.
  • Membantu melindungi tubuh dari radikal bebas berbahaya yang meningkatkan penuaan dini dan penyakit degeneratif.
  • Memperbaiki pendayagunaan asam lemak essensial dan melindunginya dari oksidasi.
  • Meredakan gejala kelelahan kronis.
  • Meredakan gejala benign prostatic hyperplasia (pembesaran prostat).
  • Mengurangi tekanan epileptis.
  • Melindungi tubuh dari penyakit ginjal dan infeksi kandung kemih.
  • Membantu mencegah sakit liver.
  • Kandungan kalori lebih rendah dari lemak lain sehingga efek penggunaan maksimal untuk pengobatan jauh lebih baik.
  • Mendukung fungsi thyroid.
  • Meningkatkan aktifitas metabolik sehingga memberikan efek penurunan berat badan yang alamiah dan stabil (mencegah kegemukan).
  • Mencegah infeksi topical bila dioleskan (melalui kulit).
  • Mengurangi gejala psoriasis, eksim dan dermatitis.
  • Mendukung keseimbangan kimiawi kulit secara alami.
  • Melembutkan kulit dan mengencangkan kulit dan lapisan lemak di bawahnya.
  • Mencegah keriput, kulit kendor dan bercak-bercak penuaan.
  • Memberikan penampilan rambut yang sehat dan tidak kering.
  • Mencegah kerusakan yang ditimbulkan radiasi sinar ultra violet pada kulit.
  • Mengendalikan ketombe.
  • Membantu memberikan vitalitas dan terasa lebih muda.
  • Menolak oksidasi sehingga memberikan perlindungan terhadap oksidasi berlebihan.
  • Virgin coconut oil Pada suhu tinggi tidak membentuk zat yang berbahaya seperti pada vegetable oil lainnya.
  • Tidak memiliki efek samping yang berbahaya bila dikonsumsi.
  • Tidak beracun untuk dikonsumsi.

Proses pembuatan VCO

Berbeda dari minyak kelapa biasa yang terbuat dari kopra, VCO diproses dari buah kelapa tua yang masih segar yang baru dipetik. Buah kelapa itu terlebih dulu dikupas sabutnya, tempurung, dan kulit arinya.

Daging buahnya yang putih diparut, kemudian diperas dengan mesin pemeras santan (coco milk expeller) yang didesain khusus hingga diperoleh santan kental. Coco milk expeller sangat efektif karena dapat dioperasikan secara terus-menerus dengan kapasitas hingga 2.000 butir kelapa per hari.

Kelapa santan yang berupa krim ini lalu dimasak pada suhu sekitar 950 derajat Celsius sampai dihasilkan minyak. Minyak yang dihasilkan itu dipisahkan dari air lewat proses penguapan hingga dihasilkan minyak kelapa murni yang disebut VCO. Untuk menghasilkan satu liter VCO dibutuhkan 10-15 butir kelapa.

Pada tahap pemisahan minyak dan air ada beberapa metode yang dapat digunakan, yaitu meliputi perebusan, fermentasi, pendinginan, pengadukan secara mekanis, dan pemberian enzim. Metode yang digunakan di Filipina adalah fermentasi secara tradisional. Santan yang diambil dari buah kelapa yang masih segar difermentasi selama 24 hingga 36 jam. Fermentasi buah kelapa dilakukan oleh mikroba yang secara alami terdapat dalam buah ini.

Selama waktu itu, air dipisahkan dari minyak. Minyak kemudian sedikit dipanaskan dalam waktu singkat untuk membersihkan larutan dan kemudian sedikit disaring. Dengan cara fermentasi, pengujian di laboratorium menunjukkan bahwa minyak kelapa murni ini berkualitas sangat tinggi, yaitu mengandung asam laurik sekitar 50 hingga 55 persen.

Karena proses pembuatannya tidak menggunakan pemanasan yang tinggi dan lama, maka selain menghasilkan lemak-lemak berantai sedang (MCFA), keberadaan vitamin E dan enzim-enzim yang terkandung dalam daging buah kelapa dapat tetap mempertahankan.

VCO mempunyai sifat tahan terhadap panas, cahaya, oksigen, dan tahan terhadap proses degradasi. Dengan sifat itu, minyak ini dapat disimpan pada suhu kamar selama bertahun- tahun. Dalam pemanfaatannya, VCO dapat dikonsumsi secara langsung atau dipakai untuk memasak.

Khasiat VCO dalam menanggulangi penyakit virus telah lebih dari 30 tahun lalu diketahui antara lain oleh Profesor J Kabara yang telah mendapatkan hak paten dari penelitiannya itu. Sedangkan Dr Condrado Dayrit dari Filipina pada tahun 1980-an yang mula-mula melaporkan kemampuan asam laurik dan kaprik dalam mematikan virus HIV. Lemak jenuh berantai sedang dalam VCO karena dapat meningkatkan fungsi metabolisme tubuh, maka juga bermanfaat mengatasi obesitas, penyakit jantung, dan keropos tulang atau osteoporosis. Dengan membaiknya metabolisme, daya tahan terhadap penyakit akan meningkat dan cepat sembuh dari sakit.

Khasiat dan Manfaat Sirsak

Sirsak

Sirsak (Anona muricata Linn) merupakan kerabat dekat srikaya (Anona squamosa I1nn). Tanaman sirsak berasal dari daerah tropis Amerika, yaitu sekitar Peru, Meksiko, dan Argentina. Di tempat asalnya, sirsak merupakan buah penting dan bergengsi.


Buah ini merupakan salah satu pohon buah yang pertama kali diintroduksi ke dunia lama setelah Colombus menemukan benua Amerika. Segera setelah itu, orang-orang Spanyol membawa sirsak ke Filipina, dan terbukti tanaman ini dapat tumbuh di sebagian besar negara tropis, termasuk di Indonesia. Tanaman ini tumbuh baik di seluruh Indonesia, dari dataran rendah hingga ketinggian 1.000 meter di atas permukaan Taut.


Kata sirsak berasal dari bahasa Belanda, yaitu zuurzak, Kata zuur berarti asam, zak berarti kantong. Jadi, secara harafiah diartikan sebagai kantong yang rasanya asam. Di Malaysia, sirsak disebut durian belanda (Dutch duricun).

Sebutan lain untuk sirsak adalah corossol/cachiman epincux (Perancis), srnirrapfei (Jerman), guanabana/zapote agrio (Spanyol), thu-rian-rhaek (Thailand), seetha (Tamil), gunyctbano (Filipina), ciguofan lizhi (Cina), togebanreishi (Jepang), dan seremania (Fiji). Dalam bahasa Inggris, buah sirsak dikenal dengan istilah soursop karena rasanya yang manis keasaman. Di Indonesia, tanaman sirsak disebut juga sebagai nangka belanda atau nangka seberang. Tanaman tersebut dapat beradaptasi dan tumbuh baik di semua wilayah.


Khasiat dan Manfaat Sirsak


Sirsak punya banyak manfaat. Di dalamnya terdapat zat-zat yang mampu menangkal asam urat, hipertensi,osteoporosis, dan bisa membuat awet muda. Manfaat lainnya, meningkatkan daya tahan tubuh, menyembuhkan wasir, dan memperlancar pencernaan makanan.


Buah sirsak terdiri dari 67,5 persen daging buah, 20 persen kulit buah, 8,5 persen biji buah, dan 4 persen inti buah. Kandungan zat gizi dan serat pangan buah sirsak per 100 gram bagian yang dapat dimakan.

Buah sirsak mengandung sangat sedikit lemak (0,3 g/ 100 g), sehingga sangat baik untuk kesehatan. Rasa asam pada sirsak berasal dari asam organik nonvolatil, terutama asam malat, asam sitrat, dan asam isositrat.

Vitamin yang paling dominan pada buah sirsak adalah vitamin C, yaitu sekitar 20 mg per 100 gram daging buah. Kebutuhan vitamin C per orang per hari (yaitu 60 mg), telah dapat dipenuhi hanya dengan mengonsumsi 300 gram daging buah sirsak. Kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada sirsak merupakan antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlambat proses penuaan (tetap awet muda).


Mineral yang cukup dominan adalah fosfor dan kalsium, masing-masing sebesar 27 dan 14 mg/100 g. Kedua mineral tersebut penting untuk pembentukan massa tulang, sehingga berguna untuk membentuk tulang yang kuat serta menghambat osteoporosis.

Sari buah (jus) sirsak di dalam sistern pencernaan akan meningkatkan selera makan. Kegunaan lain dari sari buah ini adalah untuk pengobatan pinggang pegal dan nyeri, penyakit wasir (ambeien), batu empedu, dan lain-lain.

Khasiat dan Manfaat Lengkeng

KELENGKENG/LENGKENG


Buah lengkeng berbentuk bulat dengan ukuran kurang lebih sebesar kelereng Buah ini bergerombol pada malainya. Kulit buahnya berwarna cokelat muda sampai kehitaman dengan permukaan agak berbintil-bintil. Daging buahnya berwarna putih bening clan berair. Rasanya sangat manis dengan aroma harum yang khas. Bijinya berbentuk bulat, terdiri dari dua keping, dan dilapisi kulit biji yang berwarna hitam. Daging bijinya sendiri berwarna putih, mengandung karbohidrat, sedikit minyak, dan saponin.


Lengkeng lebih cocok ditanam di dataran rendah antara 200-600 m dpl yang bertipe iklim basah dengan musim kering tidak lebih dari empat bulan. Air tanah antara 50-200 cm. Curah hujan 1.500-3.000 mm per tahun dengan 9-12 bulan basah dan 2-4 bulan kering. Sementara tanaman led lebih senang pada dataran tinggi antara 900-l.000 m dpl.


Perbanyakan tanaman dilakukan dengan cangkok dan okulasi. Perbanyakan dengan biji tidak dianjurkan karena umur berbuahnya cukup lama (lebih dari tujuh tahun). Selain itu, bibit dari biji sering tumbuh menjadi lengkeng jantan yang tidak mampu berbuah. Bibit okulasi/cangkokan mulai berbuah pada umur empat tahun. Budi daya tanaman Lengkeng ditanam pada jarak tanam 8 m x 10 m atau 10 m x 10 m dalam lubang tanam berukuran 60 cm x 60 cm x 50 cm. Setiap lubang diberi pupuk kandang yang telah matang sebanyak 20 kg. Pupuk buatan yang diberikan sebanyak l00-300 g urea, 300-800 g TSP (400- 1000 kg SP-36), dan l00-300 g KCl untuk setiap tanaman. Pupuk diberikan tiga kali dalam selang tiga bulan. Setelah panen buah, pemberian pupuk cukup sekali sebanyak 300 g urea, 800 g TSP, dan 300 g KCl per pohon.


Musim panen lengkeng di bulan Januari-Februari dengan produksi 300--600 kg per pohon. Lengkeng termasuk buah nonklimakterik sehingga harus dipanen matang di pohon karena tidak dapat diperam. Tanda-tanda buah matang adalah warna kulit buah menjadi kecokelatan gelap, licin, dan mengeluarkan aroma. Rasanya manis harum, sedangkan buah yang belum matang rasanya belum manis.


Khasiat dan Manfaat Lengkeng

Buah ini banyak mengadung sukrosa, glukosa, protein, lemak, asam tartaric, vitamin A dan B. Sebagai salah satu sumber enerji yang besar serta mengembalikan kelancaran aliran enerji, buah yang sangat manis ini berguna untuk meningkatkan stamina sehabis sakit. Kelengkeng sangat baik untuk memenuhi kebutuhan enerji bagi wanita hamil yang lemah atau setelah melahirkan. Memakan buah ini secukupnya secara teratur dapat menambah nafsu makan, mencegah anemia dan pemutihan rambut dini. Selain itu akan mempercepat kesembuhan luka luar. Awas, konsumsi secukupnya saja, kalau kelebihan akan membuat tubuh jadi panas akibat kelebihan energi.

Bijinya mengandung saponin yang baik untuk sampo pencuci rambut. Daunnya biasa digunakan untuk obat tradisional terhadap penyakit dalam karena mengandung quercetin. Pohonnya dapat digunakan untuk kayu bakar seperti halnya pohon rambutan. Selain itu, tanaman lengkeng bermanfaat untuk taman, pelindung jalan, dan konservasi lahan yang curam.

Khasiat dan Manfaat buah Nanas

Nanas/Nenas

Nanas (Ananas comosus (L) Merr) kerap dikonsumsi sebagai buah segar, dapat tumbuh dan berbuah di dataran tinggi hingga 1.000 meter dpl. Tanaman buah yang tidak menyukai air yang menggenang ini ditanam luas di Indonesia. Sentra produksinya terdapat di beberapa daerah seperti Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Di Jawa Barat, misalnya, buah tropis ini ada yang diberi nama nanas madu, yang berarti memiliki kualitas rasa manis setara madu sehingga menggugah selera kita mengonsumsinya lebih banyak.

Khasiat dan Manfaat buah Nanas:

Nenas mengandung enzim bromelain yang memiliki berbagai manfaat:

  • Memecah lemak di usus sehingga membantu membersihkan usus dan saluran pencernaan.
  • Mengurangi tekanan darah tinggi, mengurangi kadar kolesterol darah (membersihkan darah) dan mencegah stroke.
  • Meningkatkan pencernaan.
  • Mencuci timbunan protein dan parasit cacing pada dinding usus sehingga dapat dengan mudah dikeluarkan melalui feces.
  • Menghambat pertumbuhan sel kanker.
  • Merangsang serta meningkatkan sistem pertahanan tubuh.
  • Skin debridement propertis-nya berperan dalam mempercepat penyembuhan luka.
  • Dapat menjaga keseimbangan hormon tubuh, sehingga sangat berguna bagi wanita untuk mengatur siklus menstruasi.
  • Wanita yang baru melahirkan disarankan mengkonsumsi nenas dalam jumlah cukup untuk membersihkan rahim dan mempercepat penyembuhan.
  • Mengandung tryptophan dan serotonin untuk relaksasi otak yang bermanfaat dalam mengurangi depresi, serta meningkatkan mood dan konsentrasi.
  • Perlu klarifikasi terhadap pameo di masyarakat : nenas tidak baik bagi wanita (menyebabkan keputihan dan keguguran). Hal ini hanya berlaku bagi wanita yang sensitif. Lagipula nenas yang matang aman untuk dikonsumsi.

Sumber antioksidan

Sebagai salah satu famili Bromeliaceae, buah nanas mengandung vitamin C dan vitamin A (retinol) masing-masing sebesar 24,0 miligram dan 39 miligram dalam setiap 100 gram bahan (Tabel 1). Kedua vitamin sudah lama dikenal memiliki aktivitas sebagai antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari berbagai serangan penyakit, termasuk kanker, jantung koroner dan penuaan diri.

Aktivitas antioksidan yang diperankan vitamin C dan A mampu menghambat laju oksidasi molekuler target, yang pada gilirannya dapat menghentikan reaksi berantai pembentukan radikal bebas dalam tubuh yang diyakini sebagai dalang atau provokator berbagai penyakit.

Setiap hari sel-sel tubuh terkena kerusakan oksidatif. DNA yang menjadi pusat informasi genetika dapat menjadi contoh yang setiap hari mendapat tak kurang 10.000 pukulan oksidatif. Belum lagi molekul lain seperti lemak dan protein yang amat rentan terhadap kerusakan oksidatif.

Tubuh manusia amat rentan terhadap pengaruh radikal bebas yang bersumber dari sinar ultraviolet, asap bermotor, dan bahan pengawet makanan. Radikal bebas-suatu molekul atau atom yang amat tidak stabil karena memiliki satu atau lebih elektron tak berpasangan-berbahaya bagi kesehatan karena amat reaktif mencari pasangan elektronnya.

Jika radikal bebas sudah terbentuk dalam tubuh maka akan terjadi reaksi berantai dan menghasilkan radikal bebas baru yang akhirnya jumlahnya terus bertambah. Selanjutnya, akan menyerang sel-sel tubuh sehingga terjadilah berbagai penyakit.

Dalam keadaan normal, radikal bebas selain dibutuhkan tubuh untuk membunuh kuman, ia akan cepat dibuang. Tetapi sialnya, jika jumlahnya banyak dan bertemu dengan asam lemak tak jenuh, yang ada di membran sel, akan menyebabkan kerusakan oksidatif dan terjadilah proses penuaan dini dan berbagai penyakit ikutannya.

Hasil penelitian ilmiah menunjukkan kandungan senyawa fenolik-antara lain myricetin, quercitin, tyramine, dan ferulic acid-buah nanas mampu meredam reaksi berantai radikal bebas dalam tubuh, yang pada akhirnya dapat menekan terjadinya penyakit kanker. Berbagai antioksidan alami ini diyakini amat ampuh menghentikan radikal bebas sehingga tak berkeliaran mencari asam lemak tak jenuh dalam sel.

Hal yang sama dilakukan vitamin antioksidan-asam askorbat dan betakarotenoid-yang dapat menstabilkan membran sel lensa (mata) dan mempertahankan konsentrasi glutation tereduksi. Dengan demikian, dapat mencegah reaksi oksidasi lipid pada membran sel lensa sehingga kita dapat terhindar dari katarak.

Bromelin yang secara alami ada dalam buah nanas diyakini dapat mempercepat penyembuhan luka operasi serta pembengkakan dan nyeri sendi. Bagi penderita wasir atau ambeien dianjurkan mengonsumsi buah nanas 4-5 kali setiap hari karena bromelinnya dapat menghentikan pendarahan dan serat yang dikandung dapat memperlancar buang air besar.

Mencegah stres

Wen dan Wrolstad dari Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Oregon State University (2002) melaporkan sari buah nanas memiliki kandungan serotonin sekitar 1,7 miligram-3,15 miligram/100 gram. Serotonin, selain berperan mencegah kanker juga dapat menghalau stres sebab secara filogenetik adalah suatu neurotransmitter primitif yang berperan dalam menghubungkan makanan dan otak.

Makanan yang rendah kandungan serotonin bila dikonsumsi dalam waktu lama dapat mempengaruhi kandungan serotonin dalam otak sehingga bisa memicu terjadinya stres. Yang jika terjadi pada seseorang dapat menimbulkan berbagai reaksi kimia, hormonal, dan enzimatik.

Muaranya akan meningkatkan denyut jantung dan irama pernapasan, mengirim lebih banyak darah ke otot rangka dan mengubah gula dan lemak menjadi energi. Jika situasi menekan lewat, tubuh akan kembali normal. Namun, bila stres berlangsung lama dan berlebihan bisa membahayakan sistem saraf.

Selain kecukupan harian vitamin C sekitar 60 miligram terpenuhi, tubuh yang sudah didakwa mengalami stres berat juga dapat normal kembali dan sekaligus dapat menurunkan kadar kolesterol darah sebesar 10 persen. Maka dengan lebih rajin mengonsumsi buah nanas, tubuh memiliki peluang untuk awet muda dan terhindar dari penyakit yang terkait dengan penuaan dini seperti stres, kanker, dan jantung koroner.



Jus nanas


Manfaat : untuk pencernaan. Buah ini mengandung enzim bromelain, yang membantu mencerna protein dan buah ini juga mengandung gula alamiah untuk meningkatkan energi. Mengandung 11 mg vitamin C/100 ml.

b

Google